loading
Alkisah Kitab Taurat Zabur Injil
Allah menciptakan Nabi Adam
Kejadian 1:26-28; 2:4-25
 

Berfirmanlah Allah, "Kami hendak menjadikan manusia menurut citra Kami sebagai cerminan Kami...

Baca selengkapnya...
26 Berfirmanlah Allah, "Kami hendak menjadikan manusia menurut citra Kami sebagai cerminan Kami.a Mereka akan berkuasa atas ikan-ikan di laut, atas burung-burung di udara, atas ternak, atas seluruh bumi, dan atas semua binatang melata yang merayap di bumi." 27 Maka, Allah menciptakan manusia menurut citra-Nya. Menurut citra-Nya, Allah menciptakan manusia, laki-laki dan perempuan. 28 Allah memberkahi mereka, dan Allah berfirman kepada mereka, "Beranakcuculah dan bertambah banyak. Penuhilah bumi dan taklukkanlah itu. Berkuasalah atas ikan-ikan di laut, atas burung-burung di udara, dan atas semua binatang yang merayap di bumi."
4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan.
Ketika Allah, Al-Khalik, menjadikan langit dan bumi, 5 segala semak padang belum ada di bumi dan segala tanaman padang pun belum tumbuh karena Allah, Al-Khalik, belum menurunkan hujan ke atas bumi dan belum ada orang untuk mengerjakan tanah itu. 6 Tetapi, ada kabut naik dari bumi membasahi seluruh permukaan tanah. 7 *Pada waktu itulah Allah, Al-Khalik, membentuk manusia dari debu tanah dan mengembuskan napas kehidupan ke dalam hidungnya. Maka, manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
Nabi Adam dan Siti Hawa di Taman Firdaus
8 Allah, Al-Khalik, membuat Taman Firdaus di Edena, di sebelah timur. Di sanalah Ia menempatkan manusia yang telah dibentuk-Nya itu. 9 Lalu, dari tanah, Allah, Al-Khalik, menumbuhkan segala jenis pohon yang menarik untuk dipandang dan yang baik untuk dimakan buahnya, termasuk pula pohon hayatb di tengah-tengah taman itu serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahatc.
10 Dari Eden mengalir sebuah sungai untuk mengairi Taman Firdaus itu, kemudian dari tempat itu sungai terbagi menjadi empat cabang. 11 Nama sungai yang pertama ialah Pison. Sungai ini mengalir mengelilingi seluruh Tanah Hawila, tempat emas ada. 12 Emas dari tanah itu baik mutunya. Di sana pun ada damar dan permata unam. 13 Nama sungai yang kedua ialah Gihon. Sungai ini mengalir mengelilingi seluruh Tanah Etiopia. 14 Nama sungai yang ketiga ialah Tigris. Sungai ini mengalir di sebelah timur Asyur. Sungai yang keempat ialah Efrat.
15 Allah, Al-Khalik, mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam Taman Firdaus untuk mengerjakan serta memelihara taman itu. 16 Lalu, Allah, Al-Khalik, memberi perintah kepada manusia itu, firman-Nya, "Buah dari semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan dengan bebas, 17 tetapi buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu jangan kaumakan karena pada hari engkau memakannya, engkau pasti mati."
18 Kemudian, Allah, Al-Khalik, berfirman, "Tidak baik manusia itu seorang diri saja. Aku hendak menjadikan seorang penolong baginya yang sepadan dengannya."
19 Maka, Allah, Al-Khalik, yang telah membentuk dari tanah segala binatang di padang dan segala burung di udara, mendatangkan semua itu kepada manusia untuk melihat bagaimana manusia itu menamainya. Apa pun nama yang diberikan manusia itu kepada tiap makhluk hidup, itulah yang menjadi namanya. 20 Lalu, manusia itu menamai segala ternak, burung-burung di udara, dan segala binatang di padang. Akan tetapi, bagi dirinya sendiri manusia itu tidak mendapati seorang penolong yang sepadan dengan dirinya. 21 Maka, Allah, Al-Khalik, membuat manusia itu tertidur lelap. Sementara ia tidur, Allah mengambil sebilah tulang rusuknya, lalu menutupinya dengan daging. 22 Dari tulang rusuk yang diambil-Nya dari manusia itu Allah, Al-Khalik, membentuk seorang perempuan, lalu membawanya kepada manusia itu.
23 Kata manusia itu,
"Ini dia! Tulang dari tulangku,
dan daging dari dagingku.
Ia akan disebut perempuan
sebab ia diambil dari laki-laki."d
24 Sebab itu, seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya, lalu berpaut dengan istrinya sehingga keduanya menjadi satu.
25 Manusia dan istrinya itu keduanya telanjang, tetapi mereka tidak merasa malu.
Nabi Adam & Siti Hawa berdosa
Kejadian 3:1-24
 

... berkatalah ular kepada perempuan itu, "Sungguhkah Allah berfirman, 'Jangan kamu makan buah dari pohon apa pun dalam taman ini'?"

Baca selengkapnya...
Setan Menggoda, Manusia Berdosa
3
1 Ular adalah binatang yang lebih cerdik daripada segala binatang liar yang dijadikan Allah, Al-Khalik. Suatu kali, berkatalah ular kepada perempuan itu, "Sungguhkah Allah berfirman, 'Jangan kamu makan buah dari pohon apa pun dalam taman ini'?"
2 Kata perempuan itu kepada ular itu, "Buah dari pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 3 tetapi tentang buah dari pohon yang di tengah-tengah taman ini, Allah berfirman, 'Jangan kamu makan buah itu dan jangan kamu sentuh supaya jangan kamu mati.' "
4 Lalu, kata ular itu kepada perempuan itu, "Kamu sama sekali tidak akan mati. 5 Karena, Allah tahu bahwa pada hari kamu memakannya matamu akan terbuka dan kamu akan menjadi seperti makhluk-makhluk ilahi, tahu tentang yang baik dan yang jahata."
6 Perempuan itu melihat bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan tampaknya sedap. Lagi pula, pohon itu menarik hati karena mendatangkan kebijaksanaan. Maka, diambilnyalah buah itu, lalu dimakannya. Setelah itu, diberikannya pula kepada suaminya yang sedang bersamanya, dan suaminya pun memakannya. 7 Kemudian, terbukalah mata keduanya dan mereka tahu bahwa mereka telanjang. Mereka pun merangkai daun-daun pohon ara untuk dijadikan penutup aurat.
8 Ketika mereka mendengar suara Allah, Al-Khalik, yang berjalan di tamanb pada waktu hari sejuk, maka manusia dan istrinya itu menyembunyikan diri dari hadirat Allah, Al-Khalik, di antara pohon-pohonan dalam taman. 9 Tetapi, Allah, Al-Khalik, memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya, "Di manakah engkau?"c
10 Jawabnya, "Ketika aku mendengar suara-Mu di taman ini, aku menjadi takut karena aku telanjang. Sebab itu, aku bersembunyi."
11 Firman-Nya, "Siapakah yang memberitahukan kepadamu bahwa engkau telanjang? Apakah engkau memakan buah dari pohon yang telah Kuperintahkan jangan kaumakan?"
12 Jawab manusia itu, "Perempuan yang Kautempatkan untuk mendampingiku itulah yang memberikan kepadaku buah dari pohon itu maka kumakan."
13 Lalu, Allah, Al-Khalik, berfirman kepada perempuan itu, "Apa yang kaulakukan ini?"
Jawab perempuan itu, "Ular itu menipu aku maka kumakan buah itu."
14 Maka, berfirmanlah Allah, Al-Khalik, kepada ular itu,
"Karena engkau berbuat demikian,
terkutuklah engkau melebihi segala ternak dan binatang liar.
Engkau akan menjalar dengan perutmu
dan engkau akan makan debu tanah seumur hidupmu.
15 Aku akan mengadakan permusuhan
antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya.
Keturunannya akan meremukkan kepalamu,
dan engkau akan meremukkan tumitnya."
 
16 Firman-Nya kepada perempuan itu,
"Aku akan memperbanyak susah payahmu pada waktu engkau mengandung.
Dengan kesusahan engkau akan melahirkan anak.
Meskipun begitu, engkau akan tetap mendambakan suamimu,
dan ia akan berkuasa atas engkau."
 
17 Lalu, firman-Nya kepada Adam,
"Karena engkau mendengarkan perkataan istrimu
dan memakan buah dari pohon yang telah Kuperintahkan kepadamu, 'Jangan kaumakan,'
maka terkutuklah tanah karena engkau.
Dengan susah payah engkau akan memakan hasilnya, seumur hidupmu.
18 Tanah akan menumbuhkan duri dan onak bagimu,
dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu.
19 Dengan berpeluh engkau akan mendapatkan rezekimu
sampai engkau kembali menjadi tanah karena dari situlah engkau diambil.
Sebab engkau debu,
dan engkau akan kembali menjadi debu."
 
20 Manusia itu menamai istrinya Hawad sebab dialah ibu dari semua yang hidup.
21 Allah, Al-Khalik, membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan istrinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. 22 Kemudian, berfirmanlah Allah, Al-Khalik, "Sesungguhnya, manusia itu sudah menjadi seperti salah satu dari kitae, tahu tentang yang baik dan yang jahat. Maka sekarang, jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula buah pohon hayat itu, lalu memakannya sehingga ia hidup untuk selama-lamanya." 23 Sebab itu, Allah, Al-Khalik, menyuruhnya keluar dari Taman Firdaus untuk mengerjakan tanah, tempat asal ia diambil. 24 Ia menghalau manusia itu keluar, lalu di sebelah timur Taman Firdaus ditempatkan-Nya dua malaikat kerubf serta sebilah pedang yang bernyala-nyala dan berputar ke segala arah untuk menjaga jalan menuju pohon hayat itu.
Nabi Ibrahim dipilih
Kejadian 12:1-9
 

Allah berfirman kepada Abram (Nabi Ibrahim), "Pergilah dari negerimu ... ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu...

Baca selengkapnya...
Abram (Nabi Ibrahim) Meninggalkan Negerinya
12
1 *Allah berfirman kepada Abram, "Pergilah dari negerimu, dari sanak saudaramu, dan dari rumah ayahmu ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.
2 Aku akan membuat engkau menjadi suatu bangsa yang besar.
Aku akan memberkahi engkau dan membuat namamu besar. Engkau akan menjadi berkah!
3 *Aku akan memberkahi orang-orang yang memohonkan berkah bagimu,
dan Aku akan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau.
Melalui engkau, semua suku bangsa di bumi
akan memperoleh berkah."
Tanah Kanaan, yaitu Tanah Palestina Purba, Dijanjikan untuk Pertama Kalinya
4 Maka, Abram pun pergi, seperti yang difirmankan Allah kepadanya. Lut ikut pergi bersamanya. Abram berumur tujuh puluh lima tahun pada waktu ia keluar dari Haran. 5 Dibawanya Sarai istrinya dan Lut anak saudaranya, juga segala harta benda serta orang-orang yang mereka peroleh di Haran pergi menuju Tanah Kanaan. Kemudian, sampailah mereka di Tanah Kanaan itu. 6 Abram berjalan menjelajahi negeri itu sampai ke suatu tempat di Sikhem, tepatnya di pohon besar More. Pada waktu itu orang Kanaan tinggal di negeri itu.
7 *Kemudian, Allah menampakkan diria kepada Abram dan berfirman, "Kepada keturunanmu Aku akan mengaruniakan negeri ini." Maka, Abram membangun di sana sebuah mazbah atau tempat pembakaran kurban bagi Allah, yang telah menampakkan diri kepadanya.
8 Dari sana ia pindah ke pegunungan di sebelah timur Bait-El, lalu mendirikan kemahnya di antara Bait-El di sebelah barat dan Ai di sebelah timur. Ia membangun di sana sebuah mazbah bagi Allah dan menyerukan nama Allah. 9 Setelah itu, Abram melanjutkan perjalanannya dan berangkat menuju ke Tanah Negebb.
Persembahan Anak Nabi Ibrahim
Kejadian 22:1-19
 

Sesudah berbagai peristiwa itu Allah menguji Ibrahim...

Baca selengkapnya...
Kepercayaan Nabi Ibrahim Diuji
22
1 *Sesudah berbagai peristiwa itu Allah menguji Ibrahim. Firman-Nya kepadanya, "Ibrahim."
Jawabnya, "Ini aku, Tuhan."
2 Firman-Nya, "Bawalah anakmu, anak tunggalmua yang kaukasihi, yaitu Ishak, dan pergilah ke Tanah Moria. Persembahkanlah dia di sana sebagai kurban bakaran, di atas salah satu gunung yang akan Kusebutkan kepadamu."
3 Ibrahim pun bangun pagi-pagi. Dipasangnya pelana pada keledainya, lalu diajaknya dua orang hambanya untuk menyertainya, dan juga Ishak, anaknya. Ia membelah kayu untuk kurban bakaran, lalu segera berangkat menuju tempat yang disebutkan Allah kepadanya. 4 Pada hari ketiga, ketika Ibrahim melayangkan pandangannya, terlihatlah tempat itu dari jauh. 5 Maka, kata Ibrahim kepada hamba-hambanya, "Tinggallah di sini dengan keledai ini. Aku dan anak ini hendak pergi ke sana. Kami akan beribadah, kemudian kembali lagi kepadamu."
6 Ibrahim mengambil kayu untuk kurban bakaran dan menaruhnya pada bahu Ishak, anaknya. Ia sendiri membawa api dan sebilah pisau. Lalu, berjalanlah keduanya bersama-sama. 7 Kata Ishak kepada Ibrahim, ayahnya, "Ayah."
Jawabnya, "Ya, anakku?"
Kata Ishak, "Di sini ada api dan kayu bakar, tetapi di manakah anak domba yang akan dikurbankan?"
8 Jawab Ibrahim, "Allah sendirilah yang akan menyediakan bagi diri-Nya anak domba untuk kurban bakaran itu, anakku." Lalu, berjalanlah keduanya bersama-sama.
9 *Sesampainya mereka di tempat yang disebutkan Allah kepadanya, Ibrahim mendirikan sebuah mazbah, yaitu tempat pembakaran kurban. Ia mengatur kayu bakar, mengikat Ishak, anaknya, lalu meletakkannya di atas mazbah itu, di atas kayu bakar. 10 Kemudian, Ibrahim mengulurkan tangannya, mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
11 Akan tetapi, Malaikat Allah berseru kepadanya dari langit, "Ibrahim! Ibrahim!"
Jawabnya, "Ya, Tuan."
12 Firman-Nya, "Jangan celakakan anak itu dan jangan kauapa-apakan dia karena sekarang Aku tahu bahwa engkau bertakwa kepada Allah dan tidak segan-segan menyerahkan anakmu, anakmu yang tunggal itu, kepada-Ku."
13 Ketika Ibrahim mengangkat wajahnya dan mengamati, tampaklah di belakangnya seekor domba jantan yang tanduknya tersangkut pada semak-semak. Ibrahim pergi mengambil domba jantan itu, lalu mempersembahkannya sebagai kurban bakaran menggantikan anaknya. 14 Maka, Ibrahim menamai tempat itu "Allah menyediakan."b Sebab itu, sampai pada hari ini orang mengatakan, "Di atas gunung Allah, akan disediakan."
15 Kemudian, untuk kedua kalinya Malaikat Allah berseru kepada Ibrahim dari langit, 16 *sabda-Nya, "Demi diri-Ku sendiri Aku bersumpah, demikianlah firman Allah, karena engkau telah melakukan hal ini dan tidak segan-segan menyerahkan kepada-Ku anakmu, anak tunggalmu itu, 17 maka pastilah Aku memberkahimu dan pastilah Aku memperbanyak keturunanmu seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut. Keturunanmu akan menduduki pintu gerbang musuh-musuhnya, 18 *dan melalui keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkah karena engkau telah mematuhi perkataan-Ku."
19 Setelah itu, kembalilah Ibrahim kepada hamba-hambanya. Mereka pun bersiap-siap, lalu pergi bersama-sama ke Bersyeba. Kemudian, tinggallah Ibrahim di Bersyeba.
Umat Allah diselamatkan
Keluaran 12:1-28
 

Pada hari kesepuluh dalam bulan ini setiap orang harus mengambil seekor anak domba...

Baca selengkapnya...
Tentang Perayaan Paskaha
12
1 *Allah berfirman kepada Musa dan Harun di Tanah Mesir demikian, 2 “Bulan ini akan menjadi bulan pertama bagimu dalam setahun. 3 Katakanlah kepada seluruh jemaah Israil demikian, ‘Pada hari kesepuluh dalam bulan ini setiap orang harus mengambil seekor anak domba menurut kaum keluarganya, seekor anak domba untuk setiap rumah tangga. 4 Jika sebuah rumah tangga terlalu kecil untuk menghabiskan seekor anak domba, maka ia bersama tetangga yang rumahnya terdekat harus mengambil satu ekor menurut jumlah jiwa. Perkirakanlah berapa banyak anak domba yang diperlukan sesuai dengan yang dapat dimakan oleh setiap orang. 5 Anak domba atau anak kambing itu -kamu boleh memilihnya- haruslah jantan, berumur setahun, dan tak bercacat. 6 Kamu harus mengurusnya sampai hari keempat belas dalam bulan ini, lalu setelah itu seluruh jemaah Israil harus menyembelihnya pada waktu magrib. 7 Darahnya harus diambil sedikit, lalu dibubuhkan pada kedua tiang pintu serta ambang atas setiap pintu rumah, tempat orang memakannya. 8 Dagingnya, yang sudah dipanggang di atas api, harus mereka makan malam itu juga dengan roti yang tak beragi serta sayur pahit. 9 Janganlah makan daging itu mentah-mentah atau setelah direbus dalam air, tetapi makanlah setelah dipanggang di atas api lengkap dengan kepala, kaki, dan isi perutnya. 10 Jangan tinggalkan sisa sampai pagi. Sisa yang tertinggal sampai pagi harus kamu bakar habis. 11 Beginilah kamu harus memakannya, yaitu dengan pinggang berikat, kaki berkasut, dan dengan tongkat di tanganmu. Kamu harus memakannya buru-buru. Itulah perayaan Paskah bagi Allah.
12 Pada malam itu juga, Aku akan melintasi Tanah Mesir dan menewaskan semua anak sulung di Tanah Mesir, dari anak manusia sampai anak binatang. Semua ilah orang Mesir akan Kujatuhi hukuman. Akulah Allah. 13 Darah itu akan menjadi tanda bagimu di rumah-rumah yang kamu tinggali. Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan melewati kamu sehingga tidak akan ada tulah kemusnahan di antara kamu saat Aku mengazab Tanah Mesir.
14 *Hari ini akan menjadi hari yang harus kamu peringati. Kamu harus merayakannya turun-temurun sebagai hari raya bagi Allah, dan hal ini menjadi ketetapan yang berlaku untuk seterusnya. 15 Kamu harus makan roti yang tak beragi tujuh hari lamanya. Pada hari pertama, buanglah ragi dari rumahmu karena siapa pun makan sesuatu yang beragi dari hari pertama sampai hari ketujuh, ia harus disingkirkan dari Israil.
16 Pada hari pertama adakanlah ibadah berjemaah, demikian pula pada hari ketujuh. Pada hari-hari itu tidak boleh dilakukan pekerjaan apa pun, kecuali mempersiapkan makanan yang harus dimakan oleh setiap orang. 17 Rayakanlah selalu Hari Raya Roti Tak Beragi karena tepat pada hari ini, Aku membawa rombonganmu keluar dari Tanah Mesir. Sebab itu, rayakanlah selalu hari ini turun-temurun sebagai suatu ketetapan yang berlaku untuk seterusnya. 18 Mulai dari petang hari di hari keempat belas bulan pertama, makanlah roti yang tidak beragi sampai pada petang hari di hari kedua puluh satu bulan itu juga. 19 Tujuh hari lamanya tidak boleh ada ragi dalam rumahmu karena siapa pun makan sesuatu yang beragi, ia harus disingkirkan dari antara jemaah Israil, baik pendatang maupun warga asli. 20 Apa pun yang beragi tidak boleh kamu makan. Di seluruh tempat tinggalmu kamu harus makan roti yang tak beragi.’ ”
21 Kemudian, Musa memanggil semua tua-tua Israil dan berkata kepada mereka, “Pergilah, ambillah anak domba bagi kaum keluargamu, dan sembelihlah domba Paskah. 22 Ambillah seikat ranting hisopb, celupkan dalam darah yang telah ditempatkan dalam sebuah mangkuk, lalu sapukanlah darah itu pada ambang atas pintu serta kedua tiang pintu rumah. Tak seorang pun dari antara kamu boleh keluar dari pintu rumahnya sampai pagi hari, 23 *karena Allah akan melintas untuk mengazab orang Mesir. Apabila Ia melihat darah pada ambang atas pintu serta kedua tiang pintu sebuah rumah, maka Allah akan melewati pintu itu dan tidak membiarkan pemusnah masuk ke dalam rumahmu untuk mengazab kamu.
24 Lakukanlah hal ini setiap kali dan jadikan sebagai suatu ketetapan bagimu serta bagi anak-anakmu sampai seterusnya. 25 Jadi, apabila kamu telah memasuki negeri yang akan dikaruniakan Allah kepadamu seperti yang difirmankan-Nya, kamu harus tetap memegang ibadah ini. 26 Nanti, apabila anak-anakmu bertanya kepadamu, ‘Apa arti ibadah ini bagi Ayah?’ 27 maka kamu harus menjawab, ‘Ini adalah kurban Paskah bagi Allahc. Ketika Allah mengazab orang Mesir, Ia melewatkan rumah-rumah bani Israil di Mesir dan menyelamatkan rumah-rumah kita.’ ” Lalu, bangsa itu pun membungkuk dan sujud menyembah. 28 Kemudian, pergilah bani Israil, melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepada Musa dan Harun.
Nabi Musa diberi hukum Allah
Keluaran 20:1-21
 

Jangan ada padamu ilah lain, selain Aku. Jangan membuat bagimu patung ukiran...

Baca selengkapnya...
Kesepuluh Perintah Allah
20
1 *Lalu, Allah menyampaikan seluruh firman ini:
2 "Akulah Allah, Tuhanmu, yang membawa engkau keluar dari Tanah Mesir, dari tempat perhambaan.
3 Jangan ada padamu ilah lain, selain Aku.
4 *Jangan membuat bagimu patung ukiran dan wujud apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 5 *Jangan sujud menyembahnya atau beribadah kepadanya karena Aku, Allah, Tuhanmu, adalah Tuhan yang tidak mau diduakan, yang membalaskan kesalahan ayah kepada anak-anaknya, kepada keturunan ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.a 6 Namun, Aku menunjukkan rahmat-Ku kepada beribu-ribu orang yang mengasihi Aku dan yang memegang teguh perintah-perintah-Ku.
7 *Jangan menggunakan nama Allah, Tuhanmu, dengan sembarangan karena Allah akan memandang bersalah orang yang menggunakan nama-Nya dengan sembarangan.
8 *Ingatlah hari Sabat dan jagalah kesuciannya. 9 Enam hari lamanya engkau harus bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat bagi Allah, Tuhanmu. Pada hari itu jangan lakukan pekerjaan apa pun, baik engkau, anak lelakimu, anak perempuanmu, hambamu yang laki-laki, hambamu yang perempuan, binatangmu, atau pun pendatang yang ada di kotamu. 11 Karena enam hari lamanya Allah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, lalu Ia berhenti pada hari ketujuh. Itulah sebabnya, Allah memberkahi hari Sabat dan menjadikannya suci.
12 **Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang dikaruniakan Allah, Tuhanmu, kepadamu.
13 **Jangan membunuh.
14 *Jangan berzina.
15 *Jangan mencuri.
16 *Jangan memberi kesaksian dusta tentang sesamamu.
17 *Jangan mengingini rumah sesamamu. Jangan mengingini istri sesamamu, hambanya, baik laki-laki maupun perempuan, sapinya, keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu."
Bani Israil Takut Menghadapi Kedatangan Allah
18 **Seluruh bangsa itu menyaksikan guruh dan kilat, bunyi sangkakala, dan gunung yang berasap. Maka, gemetarlah mereka ketakutan, lalu berdiri jauh-jauh. 19 Kata mereka kepada Musa, "Engkau sajalah yang berbicara kepada kami, kami akan mendengarkan. Jangan Allah yang berbicara kepada kami, nanti kami mati."
20 Kata Musa kepada bangsa itu, "Jangan takut karena Allah telah datang untuk menguji kamu supaya ketakwaan kepada-Nya selalu ada padamu sehingga kamu tidak berbuat dosa."
21 Bangsa itu berdiri jauh-jauh, tetapi Musa menghampiri kelam pekat tempat Allah hadir.
Korban penghapus dosa
Imamat 4:1-35
 

Jika yang berdosa itu... ia harus mempersembahkan kepada Allah...

Baca selengkapnya...
Kurban Penghapus Dosa
4
1 Allah berfirman kepada Musa, 2 “Katakanlah kepada bani Israil, ‘Bisa jadi seseorang tanpa sengaja berdosa, melakukan salah satu dari hal-hal yang dilarang oleh Allah.
3 Jika yang berdosa itu adalah seorang imam yang telah dilantik sehingga umat ikut bersalah, maka karena dosa yang dilakukannya itu ia harus mempersembahkan kepada Allah seekor sapi jantan muda yang tak bercacat sebagai kurban penghapus dosa. 4 Sapi itu harus dibawanya ke pintu Kemah Hadirat Allah, ke hadapan Allah. Ia harus meletakkan tangannya di atas kepala sapi itu, lalu menyembelihnya di hadirat Allah. 5 Imam yang telah dilantik tadi harus mengambil sebagian dari darah sapi itu dan membawanya ke Kemah Hadirat Allah. 6 Ia harus mencelupkan jarinya ke dalam darah itu, lalu memercikkan sebagian dari darah itu tujuh kali di hadirat Allah, di depan tabir Ruang Suci. 7 Kemudian, imam harus membubuhkan sebagian dari darah itu pada tanduk-tanduk mazbah pembakaran dupa harum yang ada di hadirat Allah, dalam Kemah Hadirat Allah, sedangkan semua darah sapi yang tersisa harus dicurahkannya ke dasar mazbah kurban bakaran di depan pintu Kemah Hadirat Allah. 8 Ia pun harus mengambil semua lemak dari sapi kurban penghapus dosa itu, yaitu lemak yang menutupi isi perut dan semua lemak yang melekat pada isi perut itu, 9 kedua buah pinggang dengan lemak yang melekat padanya di pinggang bagian dalam, serta umbai hati yang harus dipisahkan dengan buah pinggang itu, 10 sama seperti yang diambil dari sapi kurban perdamaian. Semua itu harus dibakar oleh imam di atas mazbah kurban bakaran. 11 Tetapi, seluruh sisa sapi itu, yaitu kulit sapi dan semua daging berikut kepalanya, kakinya, isi perutnya, dan kotorannya, 12 harus dibawanya ke suatu tempat yang suci di luar perkemahan, ke tempat pembuangan abu. Selanjutnya, ia harus membakar semua itu di atas kayu api, di tempat pembuangan abu.
13 Jika yang bersalah adalah seluruh umat Israil, namun mereka tidak menyadarinya- jadi, mereka melakukan salah satu dari hal-hal yang dilarang oleh Allah sehingga mereka bersalah 14 maka setelah dosa yang mereka lakukan itu disadari, jemaah harus mempersembahkan seekor sapi jantan muda sebagai kurban penghapus dosa. Mereka harus membawanya ke depan Kemah Hadirat Allah. 15 Para tua-tua umat harus meletakkan tangan mereka di atas kepala sapi itu di hadirat Allah, lalu sapi itu harus disembelih di situ. 16 Imam yang telah dilantik harus membawa sebagian dari darah sapi itu ke Kemah Hadirat Allah. 17 Ia harus mencelupkan jarinya ke dalam darah itu, lalu memercikkannya tujuh kali di hadirat Allah, di depan tabir. 18 Kemudian, sebagian dari darah itu harus dibubuhkan pada tanduk-tanduk mazbah pembakaran dupa yang ada di hadirat Allah, dalam Kemah Hadirat Allah, sedangkan semua darah yang tersisa harus dicurahkannya ke dasar mazbah kurban bakaran di depan pintu Kemah Hadirat Allah. 19 Ia pun harus mengambil semua lemak dari sapi itu dan membakarnya di atas mazbah. 20 Demikianlah sapi itu harus diperlakukan, seperti ia memperlakukan sapi kurban penghapus dosa. Imam harus mengadakan pendamaian bagi merekaa, dan mereka akan diampuni. 21 Setelah itu, ia harus membawa sapi itu ke luar perkemahan, lalu membakarnya seperti sapi yang pertama tadi. Itulah kurban penghapus dosa untuk jemaah.
22 Jika yang berdosa adalah seorang pemimpin, tanpa sengaja ia melakukan salah satu dari hal-hal yang dilarang Allah, Tuhannya, sehingga ia bersalah, 23 maka sesudah ia disadarkan perihal dosa yang telah dilakukannya, ia harus membawa seekor kambing jantan yang tak bercacat sebagai persembahannya. 24 Ia harus meletakkan tangannya di atas kepala kambing itu, lalu menyembelihnya di tempat orang biasa menyembelih kurban bakaran di hadirat Allah. Itulah kurban penghapus dosa. 25 Kemudian, imam harus mengambil dengan jarinya sebagian dari darah kurban penghapus dosa itu, lalu membubuhkannya pada tanduk-tanduk mazbah kurban bakaran. Darah yang tersisa harus dicurahkannya ke dasar mazbah kurban bakaran itu. 26 Semua lemak harus dibakarnya di atas mazbah, sama seperti lemak kurban perdamaian. Imam harus mengadakan pendamaian bagi orang itu karena dosanya, dan orang itu akan diampuni.
27 Jika yang berdosa adalah seorang dari antara rakyat, tanpa sengaja ia melakukan salah satu dari hal-hal yang dilarang Allah sehingga ia bersalah, 28 maka sesudah ia disadarkan perihal dosa yang telah dilakukannya, ia harus membawa seekor kambing betina yang tak bercacat sebagai persembahannya karena dosanya itu. 29 Ia harus meletakkan tangannya di atas kepala kurban penghapus dosa itu, lalu menyembelih kurban penghapus dosa itu di tempat kurban bakaran. 30 Kemudian, imam harus mengambil dengan jarinya sebagian dari darah kurban itu, lalu membubuhkannya pada tanduk-tanduk mazbah kurban bakaran. Semua darah yang tersisa harus dicurahkannya ke dasar mazbah itu. 31 Ia harus memisahkan semua lemak, sama seperti lemak yang diambil dari kurban perdamaian, dan imam harus membakarnya di atas mazbah menjadi kurban yang harum aromanya di hadirat Allah. Imam harus mengadakan pendamaian bagi orang itu, dan orang itu akan diampuni.
32 Jika yang dibawanya sebagai persembahan untuk kurban penghapus dosa adalah seekor domba, maka ia harus membawa seekor domba betina yang tak bercacat. 33 Ia harus meletakkan tangannya di atas kepala kurban penghapus dosa itu, lalu menyembelihnya menjadi kurban penghapus dosa di tempat orang biasa menyembelih kurban bakaran. 34 Kemudian, imam harus mengambil dengan jarinya sebagian dari darah kurban penghapus dosa itu, dan membubuhkannya pada tanduk-tanduk mazbah kurban bakaran. Semua darah yang tersisa harus dicurahkannya ke dasar mazbah itu. 35 Ia harus memisahkan semua lemak, sama seperti lemak domba yang diambil dari kurban perdamaian, dan imam harus membakarnya pada mazbah, di atas kurban yang dibakar bagi Allah. Imam harus mengadakan pendamaian demi orang itu karena dosa yang telah dilakukannya, dan orang itu akan diampuni.
Bertaqwa kepada Allah yang Maha Esa
Ulangan 6:1-9b
 

Allah adalah Tuhan kita. Allah itu esa. Kasihilah Allah, Tuhanmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap kekuatanmu.

Baca selengkapnya...
Kasih kepada Allah Perintah Utama
6
1 Inilah perintah, yaitu ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan yang kuajarkan kepadamu atas perintah Allah, Tuhanmu, untuk dilaksanakan di negeri yang akan kamu masuki serta duduki 2 supaya engkau dan anak cucumu bertakwa kepada Allah, Tuhanmu, seumur hidupmu dengan memegang teguh segala ketetapan serta perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu, dan supaya lanjut umurmu. 3 Jadi, dengarlah baik-baik, hai Israil! Lakukanlah semua itu dengan setia supaya baik keadaanmu dan supaya jumlahmu menjadi sangat banyak di negeri yang berlimpah susu dan madu, seperti yang telah dijanjikan Allah, Tuhan nenek moyangmu, kepadamu.
4 *Dengarlah, hai Israil! Allah adalah Tuhan kita. Allah itu esa. 5 *Kasihilah Allah, Tuhanmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap kekuatanmu. 6 *Simpanlah dalam hatimu perkataan-perkataan yang kusampaikan kepadamu pada hari ini. 7 Ajarkanlah semua itu dengan saksama kepada anak-anakmu dan bicarakanlah itu ketika engkau duduk di rumahmu, ketika engkau dalam perjalanan, ketika engkau berbaring, dan ketika engkau bangun. 8 Ikatkanlah itu sebagai tanda peringatan pada tangan dan dahimu, 9 kemudian tuliskanlah pada tiang-tiang pintu rumahmu dan pada pintu-pintu gerbangmu.
Janji kepada Nabi Daud
2 Samuil 7
 

Keluargamu dan kerajaanmu akan teguh sampai selama-lamanya di hadapanmu. Takhtamu akan kokoh sampai selama-lamanya.

Baca selengkapnya...
Janji Allah mengenai Keluarga dan Kerajaan Daud
7
1 Setelah raja tinggal dalam istananya dan dikaruniai ketenteraman oleh Allah dari semua musuh di sekelilingnya, 2 berkatalah raja kepada Nabi Natan, “Lihat, aku tinggal dalam rumah dari kayu aras, tetapi tabut Allah tinggal di dalam tenda.”
3 Jawab Natan kepada raja, “Lakukanlah segala sesuatu yang Tuanku niatkan karena Allah menyertai Tuanku.”
4 Akan tetapi, pada malam itu juga turunlah firman Allah untuk Natan demikian, 5 “Pergilah dan katakanlah kepada hamba-Ku Daud, ‘Beginilah firman Allah, “Masakan engkau membangun bagi-Ku rumah untuk didiami? 6 Sebab sejak Aku menuntun bani Israil keluar dari Mesir sampai hari ini, Aku tidak pernah tinggal dalam rumah apa pun, melainkan Aku selalu hadir menyertaimu dalam suatu kemah sebagai tempat kediaman. 7 Ke mana pun Aku berjalan menyertai seluruh bani Israil, pernahkah Kufirmankan demikian kepada salah satu dari suku-sukumu yang Kuperintahkan menggembalakan umat-Ku Israil, ‘Mengapa kamu tidak membangun bagi-Ku sebuah bait dari kayu aras?’ ” ’
8 Maka sekarang, beginilah yang harus kaukatakan kepada hamba-Ku Daud, ‘Beginilah firman Allah semesta alam, “Aku telah mengambil engkau dari padang penggembalaan, dari pekerjaan menggiring kawanan domba, untuk menjadi pemimpin atas umat-Ku, yaitu atas Israil. 9 Aku telah menyertai engkau ke mana pun engkau pergi dan telah melenyapkan semua musuhmu dari hadapanmu. Aku akan membuat namamu besar, seperti nama orang-orang besar yang ada di bumi. 10 Aku akan menentukan suatu tempat bagi umat-Ku Israil dan menanam mereka di sana sehingga mereka dapat berdiam di tempatnya sendiri dan tidak lagi terusik. Mereka tidak akan ditindas lagi oleh orang-orang zalim seperti sebelumnya, 11 yaitu sejak masa Aku memerintahkan hakim-hakim untuk memimpin umat-Ku Israil. Aku akan memberi ketenteraman kepadamu dari semua musuhmu. Selain itu, Allah pun menyatakan kepadamu bahwa Allah akan membangun suatu keluarga bagimu. 12 Apabila umurmu telah genap dan engkau dibaringkan bersama nenek moyangmu, Aku akan membangkitkan keturunanmu kelak, anak kandungmu sendiri, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. 13 Dialah yang akan membangun sebuah bait bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya sampai selama-lamanya. 14 *Aku akan menjadi bapak baginya dan ia akan menjadi anak bagi-Ku. Jika ia melakukan kesalahan, Aku akan menghajar dia dengan tongkat yang biasa digunakan oleh manusia dan dengan pukulan yang biasa diberikan oleh bani Adam. 15 Namun, kasih abadi-Ku tidak akan menjauh dari dirinya, seperti Kujauhkan dari Saul, yang telah Kusingkirkan dari hadapanmu. 16 Keluargamu dan kerajaanmu akan teguh sampai selama-lamanya di hadapanmu. Takhtamu akan kokoh sampai selama-lamanya.” ’ ”
17 Sesuai dengan semua firman ini dan sesuai dengan semua penglihatan ini, demikianlah disampaikan Natan kepada Daud.
Doa Syukur Raja Daud
18 Kemudian, masuklah Raja Daud. Ia bersimpuh di hadirat Allah dan berkata, “Ya Allah, ya Rabbi, siapakah gerangan aku ini dan siapakah gerangan keluargaku sehingga Engkau telah membawa aku sejauh ini? 19 Bahkan ternyata hal ini pun masih kecil di mata-Mu, ya Allah, ya Rabbi, karena Engkau telah berfirman pula mengenai keluarga hamba-Mu ini tentang masa yang masih jauh di depan. Inilah perjanjian bagi umat manusiaa, ya Allah, ya Rabbi.
20 Entah apa lagi yang dapat disampaikan oleh Daud kepada-Mu karena Engkau mengenal hamba-Mu ini, ya Allah, ya Rabbi. 21 Oleh karena firman-Mu dan menurut kehendak-Mu sendirilah Engkau telah melakukan segala perkara yang besar ini dan memberitahukannya kepada hamba-Mu ini.
22 Sebab itu, mahabesar Engkau, ya Allah, ya Rabbi, karena tidak ada yang seperti Engkau. Tidak ada Tuhan, selain Engkau, menurut segala sesuatu yang kami dengar dengan telinga kami. 23 Bangsa manakah di bumi ini seperti umat-Mu Israil satu-satunya bangsa yang ditebus oleh Tuhannya untuk menjadi umat-Nya? Engkau menegakkan nama bagi-Mu dengan melakukan hal-hal yang besar bagi mereka dan hal-hal yang dahsyat di negeri-Mu, di hadapan umat yang Kautebus bagi diri-Mu dari Mesir, dari bangsa-bangsa serta dewa-dewanya. 24 Engkau telah mengokohkan umat-Mu Israil bagi diri-Mu sendiri untuk menjadi umat-Mu sampai selama-lamanya dan Engkau, ya Allah, menjadi Tuhan mereka.
25 Maka sekarang, ya Allah, ya Tuhanku, biarlah firman yang Kauucapkan mengenai hamba-Mu ini dan mengenai keluarganya teguh sampai selama-lamanya. Lakukanlah seperti yang Kaufirmankan itu. 26 Kiranya nama-Mu diagungkan sampai selama-lamanya, dan orang akan menyebut, ‘Allah semesta alam adalah Tuhan yang disembah bani Israil,’ dan kiranya keluarga hamba-Mu Daud kokoh di hadapan-Mu.
27 Karena Engkau, ya Allah semesta alam, Tuhan yang disembah bani Israil, telah mengungkapkan kepada hamba-Mu ini demikian, ‘Aku akan membangun suatu keturunan bagimu.’ Itulah sebabnya, hamba-Mu memberanikan diri untuk memanjatkan doa ini di hadapan-Mu. 28 Sekarang, ya Allah, ya Rabbi, Engkaulah Tuhan dan firman-Mu adalah kebenaran. Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu. 29 Sekarang, kiranya Engkau berkenan memberkahi keluarga hamba-Mu ini supaya tetap ada di hadapan-Mu sampai selama-lamanya karena Engkau juga yang telah berfirman, ya Allah, ya Rabbi. Biarlah keluarga hamba-Mu ini diberkahi dengan berkah-Mu sampai selama-lamanya.”
Pertobatan yang sejati
Zabur 51
 

Syair dari Daud ketika Nabi Natan datang kepadanya setelah ia menghampiri Batsyeba.

Baca selengkapnya...
Pengakuan Dosa
51
1 Untuk pemimpin pujian. Syair dari Daud
2 *ketika Nabi Natan datang kepadanya setelah ia menghampiri Batsyeba.
 
3 Ya Allah, kasihanilah kiranya aku sesuai dengan kasih abadi-Mu.
Sesuai dengan rahmat-Mu yang besar, hapuskanlah pelanggaran-pelanggaranku!
4 Basuhlah aku sebersih-bersihnya dari kesalahanku,
dan sucikanlah aku dari dosaku
 
5 karena aku menyadari pelanggaran-pelanggaranku,
dan dosaku senantiasa ada di hadapanku.
6 *Kepada-Mu, kepada-Mu sajalah aku berdosa
dan melakukan apa yang jahat dalam pandangan-Mu
sehingga Engkau benar ketika Engkau berfirman,
dan bersih ketika Engkau menghakimi.
7 Sesungguhnya, aku dilahirkan dalam kesalahan,
dan dikandung ibuku dalam dosa.
8 Sesungguhnya, Engkau menghendaki kebenaran dalam batin,
dan Engkau memberitahukan hikmat kepadaku dalam hati nurani.
 
9 Sucikanlah aku dengan ranting hisop maka aku akan menjadi suci,
basuhlah aku maka aku akan menjadi lebih putih daripada salju.
10 Biarkan aku mendengar kegirangan dan sukacita,
dan biarlah tulang-tulang yang Kauremukkan bergembira kembali.
11 Sembunyikanlah wajah-Mu dari dosa-dosaku,
dan hapuskanlah segala kesalahanku.
 
12 Ya Allah, ciptakanlah dalam diriku hati yang suci,
dan perbaharuilah batinku dengan ruh yang teguh.
13 Janganlah membuang aku dari hadirat-Mu,
dan janganlah mengambil dariku Ruh-Mu yang suci.
14 Kembalikanlah padaku kegirangan karena keselamatan dari-Mu,
dan topanglah aku dengan ruh kerelaan.
 
15 Maka, aku akan mengajarkan jalan-jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran,
dan orang-orang berdosa akan berbalik kepada-Mu.
16 Lepaskanlah aku dari utang darah, ya Allah,
ya Tuhan keselamatanku,
maka lidahku akan bersorak-sorai karena kebenaran-Mu.
17 Ya Rabbi, bukalah bibirku
maka mulutku akan menyatakan puji-pujian kepada-Mu!
18 Sebab Engkau tidak menghendaki kurban sembelihan.
Sekiranya aku mempersembahkan kurban bakaran, Engkau tidak berkenan.
19 Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur.
Hati yang hancur dan remuk tak akan Kaupandang hina, ya Allah.
 
20 Berbuat baiklah kepada Sion menurut keridaan-Mu,
bangunlah tembok-tembok Yerusalem.
21 Maka, Engkau akan berkenan menerima kurban-kurban sembelihan yang benar,
yaitu kurban bakaran dan kurban yang dibakar seluruhnya;
maka orang akan mempersembahkan sapi-sapi jantan di atas mazbah-Mua.
Kelahiran Raja Damai
Yesaya 9:1-9
 

Bangsa yang berjalan dalam kegelapan telah melihat terang yang besar...

Baca selengkapnya...
Kelahiran Raja Damai
9
1 *Bangsa yang berjalan dalam kegelapan
telah melihat terang yang besar.
Mereka yang tinggal di negeri bayang-bayang maut,
atasnya terang telah bersinar.
2 Engkau memperbanyak jumlah bangsa itu,
Engkau memperbesar sukacita mereka.
Mereka bersukacita di hadapan-Mu,
seperti orang bersukacita pada musim menuai,
seperti orang bergembira
ketika membagi-bagi jarahan
3 karena kuk yang mereka tanggung
dan kayu pikulan di bahu mereka,
yaitu tongkat para penindas mereka,
telah Kauhancurkan seperti pada zaman orang Midian.
4 Setiap sepatu yang berderap-derap dalam deru peperangan
dan pakaian yang berlumuran darah
akan dibakar dan menjadi bahan bakar untuk api.
5 Sesungguhnya, seorang anak telah lahir bagi kita,
seorang putra telah dikaruniakan bagi kita.
Di atas bahunyalah pemerintahan akan dibebankan,
dan namanya akan disebut:
Penasihat Ajaib, Tuhan yang Perkasa,
Bapa yang Kekal, Penguasa damai.a
6 *Pertumbuhan pemerintahan serta damai
tidak akan ada habisnya
atas takhta Daud dan atas kerajaannya.
Ia akan mengokohkan dan menopangnya
dengan keadilan dan kebenaran
dari sekarang sampai selama-lamanya.
Kecintaan Allah, Tuhan semesta alam,
yang meluap-luap bagi umat-Nya akan membuat hal ini terwujud.
Murka Allah terhadap Efraim
7 Tuhan menyampaikan firman kepada Yakub
dan firman itu akan menimpa Israil.
8 Seluruh bangsa itu akan mengetahuinya,
yaitu Efraim dan penduduk Samaria,
yang berkata dalam kecongkakan
dan kepongahan hatinya,
9 "Tembok bata telah roboh!
Tetapi, kita akan membangun kembali dengan batu pahat.
Pohon-pohon ara telah ditebang!
Tetapi, kita akan menggantikannya dengan pohon-pohon aras."
Nabi Yahya siapkan jalan lurus
Matius 3
 

Pada waktu itu tampillah Nabi Yahya...serunya, "Bertobatlah, karena Kerajaan Surga sudah dekat!"

Baca selengkapnya...
Nabi Yahya
3
1 Pada waktu itu tampillah Nabi Yahyaa. Ia menyampaikan berita kepada orang-orang di Padang Belantara Yudea, serunya, 2 *"Bertobatlah, karena Kerajaan Surga sudah dekat!" 3 *Dialah yang dibicarakan oleh Nabi Yesaya ketika ia berkata,
"Terdengar suara orang yang berseru-seru di padang belantara,
'Persiapkanlah jalan bagi Tuhan,
luruskanlah jalan yang akan dilalui-Nya!' "
4 *Pakaian Yahya terbuat dari bulu unta dan ikat pinggangnya dari kulit. Sedangkan makanannya ialah belalang dan madu hutan. 5 Kemudian, berdatanganlah orang-orang dari Yerusalem, dari seluruh wilayah Yudea, dan dari seluruh daerah sekitar Sungai Yordan untuk menemuinya. 6 Mereka semua dipermandikan oleh Yahya di Sungai Yordan setelah mereka mengaku dosa masing-masing.
7 Ketika Yahya melihat sejumlah orang dari mazhab Farisi dan mazhab Saduki datang pula untuk dipermandikan, ia berkata kepada mereka, "Hai kamu, orang-orang yang tabiatnya seperti ular! Siapakah yang mengajarkan kepadamu bahwa kamu dapat lari dari murka Allah yang akan datang? 8 Hasilkanlah buah yang sepadan dengan pertobatanmu, 9 *dan janganlah mengira bahwa di dalam hatimu kamu dapat berkata, 'Nabi Ibrahim adalah bapak leluhur kami.' Aku memberitahukan kepadamu bahwa Allah dapat saja menjadikan anak-anak bagi Ibrahim dari batu-batu ini. 10 *Saat ini kapak telah tersedia pada akar pohon. Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik akan ditebang dan dibuang ke dalam api. 11 Aku mempermandikan kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi setelah aku, akan datang orang yang lebih berkuasa daripadaku. Untuk membawa kasut-Nya saja pun aku tidak layak. Dia akan mempermandikan kamu dengan Ruh Allah Yang Mahasuci dan dengan api. 12 Alat penampi ada di tangan-Nya, dan Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya. Gandum akan dikumpulkan-Nya di lumbung, tetapi sekam akan dibakar-Nya dengan api yang tidak pernah padam."
Isa Dipermandikan oleh Nabi Yahya
13 Kemudian, datanglah Isa dari Galilea ke Sungai Yordan menemui Yahya untuk dipermandikan olehnya. 14 Tetapi, Yahya berusaha menolak permintaan-Nya dengan berkata, "Seharusnya akulah yang dipermandikan, tetapi mengapa justru Engkau yang datang kepadaku?" 15 Sabda Isa kepadanya, "Biarlah hal itu terjadi karena kita patut memenuhi semua kehendak Allah." Sesudah Isa mengatakan hal itu, kemudian barulah Yahya meluluskan permintaan-Nya itu. 16 Setelah dipermandikan, Isa pun segera keluar dari air. Pada saat itu juga terbukalah langit dan Ia melihat Ruh Allah turun seperti burung merpati ke atas-Nya. 17 *Kemudian, terdengarlah suara dari surga yang mengatakan, "Inilah Sang Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
Kelahiran Isa Al Masih
Lukas 1:26-38, 2:1-20
 

...malaikat Jibrail diutus Allah ke sebuah kota yang bernama Nazaret di Galilea. Ia diutus kepada seorang gadis perawan...

Baca selengkapnya...
26 Dalam bulan yang keenam, malaikat Jibrail diutus Allah ke sebuah kota yang bernama Nazaret di Galilea. 27 *Ia diutus kepada seorang gadis perawan, tunangan seorang laki-laki yang bernama Yusuf, keturunan Nabi Daud. Nama gadis itu Maryam. 28 Malaikat itu datang menemui Maryam dan berkata, "Salam, hai engkau, yang memperoleh anugerah. Tuhan besertamu." 29 Maryam terkejut mendengar perkataan itu dan berpikir, "Salam apakah ini?" 30 Kata malaikat itu kepadanya, "Jangan takut, Maryam, karena engkau memperoleh anugerah Allah. 31 *Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan engkau harus menamai-Nya Isa. 32 *Ia akan menjadi besar dan akan disebut Sang Anak yang datang dari Allah Yang Mahatinggi. Allah, Tuhan kita, akan memberikan kepada-Nya takhta Daud, nenek moyang-Nya. 33 Ia akan memerintah keturunan Yakub untuk selama-lamanya dan kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." 34 Maka, kata Maryam kepada malaikat itu, "Bagaimana hal ini akan terjadi? Karena bukankah hamba belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun?" 35 Jawab malaikat itu, "Ruh Allah akan datang atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan meliputi engkau. Sebab itu, anak yang akan dilahirkan itu akan disebut suci, Sang Anak yang datang dari Allah. 36 Sesungguhnya, Elisabet, sanak saudaramu itu, sedang mengandung seorang anak laki-laki pada masa tuanya ini. Memang dahulu ia dikatakan mandul, tetapi sekarang usia kandungannya sudah enam bulan. 37 *Sebab bagi Allah tidak ada satu pun yang mustahil." 38 Maryam berkata, "Sesungguhnya, aku ini hamba Tuhan, terjadilah pada hamba seperti yang Tuan katakan." Lalu, malaikat itu pergi meninggalkannya.
Kelahiran Isa
2
1 Pada waktu itu, Kaisar Agustus mengeluarkan perintah supaya diadakan sensus di seluruh dunia. 2 Itulah sensus yang pertama kali diadakan ketika Kirenius menjadi penguasa di Siria. 3 Karena itu, semua orang yang akan disensus kembali ke kotanya masing-masing.
4 Yusuf pun berangkat dari Kota Nazaret di Galilea ke Baitlahim, kota Daud, di wilayah Yudea sebab ia dari keluarga dan keturunan Daud. 5 Ia pergi mendaftarkan diri bersama Maryam, tunangannya, yang pada waktu itu sedang mengandung.
6 Ketika mereka di sana, tibalah waktunya bagi Maryam untuk melahirkan. 7 Ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung. Maryam membungkus-Nya dengan kain bedung, lalu membaringkan-Nya di dalam palungan karena tidak ada tempat bagi mereka untuk menginap.
Gembala-Gembala
8 Di daerah itu ada beberapa orang gembala yang sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang pada waktu malam. 9 Tiba-tiba malaikat Tuhan berdiri di dekat mereka dan cahaya kemuliaan Tuhan menyinari mereka. Mereka pun sangat ketakutan. 10 Malaikat itu berkata, "Jangan takut. Aku membawa kabar baik bagimu, yaitu kabar yang mendatangkan kesukaan besar bagi seluruh bangsa. 11 Hari ini telah lahir bagimu di kota Daud seorang Penyelamat, yaitu Al-Masih, Junjungan kita. 12 Inilah tandanya: Kamu akan menjumpai bayi yang dibungkus dengan kain bedung dan berbaring di palungan." 13 Tiba-tiba bersama-sama dengan malaikat itu hadir banyak sekali tentara surgawi. Mereka memuji Allah dan berkata,
14 "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, sejahtera di bumi bagi orang yang berkenan di hati Allah."
15 Kemudian, malaikat-malaikat itu meninggalkan gembala-gembala itu dan kembali ke surga. Lalu, gembala-gembala itu berkata satu sama lain, "Mari kita ke Baitlahim melihat semua yang terjadi, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita." 16 Mereka pun segera pergi, lalu mendapati Maryam, Yusuf, dan bayi itu, yang sedang berbaring di palungan. 17 Setelah mereka melihat bayi itu, mereka memberitakan kepada orang-orang, apa yang dikatakan oleh malaikat mengenai anak itu. 18 Semua orang yang mendengar apa yang diceritakan oleh gembala-gembala itu merasa heran. 19 Akan tetapi, Maryam menyimpan semua hal itu di dalam hatinya dan merenungkannya. 20 Lalu, gembala-gembala itu pulang sambil memuji dan memuliakan Allah sebab semua yang mereka dengar dan mereka lihat, sama seperti apa yang telah disampaikan malaikat itu kepada mereka.
Isa Al Masih menyembuhkan pria lumpuh
Lukas 5:17-26
 

Kuasa Tuhan ada pada-Nya sehingga Ia dapat menyembuhkan orang. Beberapa orang datang kepada-Nya membawa seorang lumpuh dengan usungan...

Baca selengkapnya...
Orang Lumpuh Disembuhkan
17 Pada suatu hari ketika Isa sedang mengajar, beberapa orang dari mazhab Farisi dan para ahli Kitab Suci Taurat hadir juga di situ mendengarkan Dia. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea, serta dari Kota Yerusalem. Kuasa Tuhan ada pada-Nya sehingga Ia dapat menyembuhkan orang. 18 Beberapa orang datang kepada-Nya membawa seorang lumpuh dengan usungan. Mereka mencari jalan untuk membawa dia masuk supaya dapat diletakkan di hadapan Isa. 19 Tetapi, mereka tidak dapat membawanya masuk karena begitu banyak orang di situ. Jadi, mereka naik ke atas rumah dan menurunkan dia dengan tempat tidurnya melalui atap rumah itu ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Isa. 20 Ketika Isa melihat iman mereka, bersabdalah Ia, “Saudara, dosa-dosamu sudah diampuni.” 21 Ahli-ahli Kitab Suci Taurat dan orang-orang dari mazhab Farisi mulai bertanya-tanya, “Siapakah orang ini? Ia menghujah Allah! Siapa yang berhak mengampuni dosa, selain Allah?” 22 Tetapi, ketika Isa tahu apa yang sedang mereka pertanyakan, bersabdalah Ia, “Mengapa kamu mempertanyakan soal itu di dalam hatimu? 23 Manakah lebih mudah dikatakan, ‘Dosamu sudah diampuni,’ atau, ‘Bangunlah dan berjalanlah’? 24 Akan tetapi, supaya kamu tahu bahwa di bumi ini Anak Manusia mempunyai wewenang untuk mengampuni dosa” -lalu sabda-Nya kepada orang lumpuh itu- “Aku berkata kepadamu, bangun, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” 25 Saat itu juga, di depan mereka semua, orang itu bangun dan mengangkat tempat tidurnya, lalu pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah. 26 Semua orang heran sekali, lalu memuliakan Allah. Mereka merasa takut dan berkata, “Hari ini kita menyaksikan peristiwa-peristiwa yang ajaib!”
Isa Al Masih wafat
Lukas 23:32-53
 

Setelah sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Isa di sana bersama kedua penjahat...

Baca selengkapnya...
32 Mereka juga membawa dua orang penjahat untuk dihukum mati bersama-sama dengan Isa.
Isa Disalibkan
33 Setelah sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Isa di sana bersama kedua penjahat, seorang di sebelah kanan-Nya dan seorang lagi di sebelah kiri-Nya. 34 *Kemudian, Isa bersabda, "Ya Bapa, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan." Lalu, mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan cara melempar undi. 35 Orang banyak berdiri di situ dan melihat semuanya. Para pemimpin bangsa mengolok-olok Dia. Mereka berkata, "Orang lain Ia selamatkan, sekarang biarlah Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri. Bukankah Ia Al-Masih, yang dipilih oleh Allah?" 36 Prajurit-prajurit yang ada di situ juga mengolok-olok Dia. Mereka datang kepada-Nya membawa anggur asam 37 dan berkata, "Engkau raja bani Israil, bukan? Jadi, selamatkanlah diri-Mu!" 38 Pada bagian atas salib itu, yaitu di atas kepala Isa, dilekatkan tulisan: "Inilah Raja bani Israil."
39 Salah seorang dari kedua penjahat yang juga disalibkan di situ menghina Dia, katanya, "Engkau Al-Masih, bukan? Selamatkanlah diri-Mu sendiri dan kami juga!" 40 Tetapi, penjahat lainnya menegur dia, katanya, "Tidakkah engkau takut kepada Allah karena engkau pun dihukum mati sama seperti Dia? 41 Kita ini memang patut dihukum sebab kita mendapat balasan yang sepadan dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak melakukan sesuatu pun yang salah." 42 Lalu, ia berkata, "Ya Isa, ingatlah kepadaku apabila Engkau masuk ke dalam kerajaan-Mu." 43 Sabda Isa, "Aku berkata kepadamu, hari ini juga engkau akan bersama Aku di dalam Firdaus."
Isa Wafat
44 Pada waktu itu, kira-kira pukul dua belas siang, seluruh wilayah itu menjadi gelap sampai pukul tiga sore 45 *sebab matahari tidak bersinar. Tirai di dalam Bait Allah sobek di tengah-tengah hingga terbagi dua. 46 *Kemudian, dengan suara nyaring Isa berseru, "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Sesudah bersabda demikian, Ia menghembuskan nafas terakhir. 47 Ketika kepala pasukan yang ada di situ melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya, "Sungguh, orang ini adalah orang benar." 48 Orang banyak yang berkerumun di situ untuk menonton, melihat semua yang terjadi. Maka, mereka pulang dengan memukul-mukul dada. 49 *Semua yang mengenal Isa, termasuk perempuan-perempuan yang mengikuti-Nya dari Galilea, berdiri dari jauh menyaksikan semuanya.
Isa Dimakamkan
50 Ada seorang laki-laki bernama Yusuf, anggota Majelis Besar. Ia adalah seorang yang baik dan benar, 51 serta yang menanti-nantikan Kerajaan Allah. Ia berasal dari Kota Arimatea di wilayah Yudea. Yusuf ini tidak setuju dengan keputusan dan tindakan Mahkamah Agama itu. 52 Ia pergi kepada Pilatus untuk meminta jenazah Isa. 53 Setelah jenazah Isa diturunkan, ia mengafaninya dengan kain lenan, lalu membaringkan jenazah itu dalam makam yang digali pada bukit batu dan yang belum pernah digunakan.
Isa Al Masih bangkit
Lukas 24:1-35
 

Lalu, mereka mendapati batu penutup makam itu sudah terguling. Setelah mereka masuk, mereka tidak menemukan jenazah Isa...

Baca selengkapnya...
24
1 Pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, mereka pergi ke makam membawa rempah-rempah wangi yang sudah disiapkan. 2 Lalu, mereka mendapati batu penutup makam itu sudah terguling. 3 Setelah mereka masuk, mereka tidak menemukan jenazah Isa, Junjungan Yang Ilahi. 4 Sementara perempuan-perempuan itu masih kebingungan karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang yang berpakaian berkilau-kilau berdiri di dekat mereka. 5 Mereka takut sekali sehingga mereka menundukkan kepala. Kedua orang itu lalu berkata kepada mereka, "Mengapa kamu mencari orang yang hidup di tempat orang mati? 6 *Ia tidak ada di sini, tetapi sudah bangkit! Ingatlah akan apa yang telah disabdakan-Nya kepadamu ketika Ia masih di Galilea, 7 yaitu saat Ia bersabda bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa, disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga." 8 Mereka pun teringat akan apa yang telah disabdakan oleh Isa. 9 Kemudian, mereka meninggalkan makam itu dan pergi untuk memberitahukan semuanya kepada kesebelas pengikut Isa dan kepada yang lainnya juga. 10 Perempuan-perempuan itu ialah Maryam dari Magdala, Yohanah, dan Maryam, ibu Yakub. Mereka dan perempuan-perempuan lain yang bersama-sama dengan mereka memberitahukan hal itu kepada para rasul. 11 Tetapi, rasul-rasul itu menganggap berita itu omong kosong belaka. Mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu. 12 Meskipun begitu, Petrus bangkit juga dan berlari ke makam. Ketika ia menjenguk ke dalam makam, ia melihat hanya ada kain kafan di situ. Jadi, ia pulang dan merasa heran akan semua yang terjadi.
Isa Menampakkan Diri-Nya di Jalan Menuju Emaus
13 *Pada hari itu juga, dua orang dari antara para pengikut Isa sedang dalam perjalanan menuju sebuah kampung bernama Emaus, yang letaknya sekitar sebelas kilometer dari Yerusalem. 14 Sambil berjalan mereka bercakap-cakap tentang semua yang telah terjadi. 15 Sementara mereka berbicara dan bertukar pikiran mengenai hal-hal itu, Isa sendiri datang mendekati mereka dan berjalan bersama mereka. 16 Meskipun demikian, ada sesuatu yang membuat mereka tidak mengenali-Nya. 17 Isa bersabda kepada mereka, "Apa yang kamu perbincangkan sementara kamu berjalan?" Mereka pun berhenti dengan muka yang sedih. 18 Salah seorang dari mereka yang bernama Kleopas menjawab, "Apakah Engkau satu-satunya pendatang di Yerusalem yang tidak mengetahui semua hal yang terjadi beberapa hari terakhir ini di situ?" 19 Sabda Isa, "Hal-hal apakah itu?" Jawab mereka, "Mengenai Isa, orang Nazaret itu. Ia adalah seorang nabi. Perkataan dan perbuatan-Nya penuh kuasa, baik di hadapan Allah maupun di hadapan seluruh bangsa. 20 Imam-imam kepala dan para pemimpin bangsa kita menyerahkan Dia untuk dihukum mati, lalu Ia disalibkan. 21 Padahal sebelumnya kami berharap bahwa Dia itulah yang akan membebaskan bangsa Israil. Hari ini adalah hari yang ketiga sejak semua itu terjadi. 22 Akan tetapi, beberapa perempuan di antara kami mengejutkan kami. Pagi-pagi sekali ketika mereka pergi ke makam, 23 mereka tidak melihat jenazah Isa di situ. Mereka kembali dan mengatakan kepada kami bahwa malaikat telah menampakkan diri kepada mereka dan berkata bahwa Isa hidup. 24 Beberapa di antara teman-teman kami pergi ke makam dan mendapati bahwa apa yang dikatakan oleh perempuan-perempuan itu benar. Tetapi, mereka tidak melihat Isa." 25 Lalu, Isa bersabda kepada mereka berdua, "Hai kamu orang yang bodoh! Betapa lambannya kamu mempercayai semua yang sudah dikatakan oleh nabi-nabi! 26 Bukankah untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya, Al-Masih harus terlebih dahulu mengalami semua penderitaan itu?" 27 Kemudian, Ia menjelaskan kepada mereka, semua yang telah tertulis di dalam Kitab Suci mengenai diri-Nya, mulai dari kitab-kitab yang disampaikan melalui Nabi Musa sampai kepada kitab-kitab yang disampaikan melalui nabi-nabi lainnya.
28 Pada waktu mereka bertiga hampir tiba di kampung tujuan mereka, Isa berbuat seolah-olah Ia akan berjalan terus. 29 Akan tetapi, kedua pengikut Isa itu mencegah Dia. Mereka berkata, "Tinggallah di sini dengan kami. Sebentar lagi malam dan hari sudah mulai gelap." Maka, Isa pun masuk dan hendak bermalam di situ dengan mereka. 30 Ketika Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, lalu mengucap syukur atasnya. Kemudian, roti itu dipecah-pecahkan-Nya dan diberikan kepada mereka. 31 Pada waktu itu, mata mereka terbuka sepenuhnya sehingga mereka mengenal bahwa Dialah Isa. Tetapi, pada saat itu juga lenyaplah Ia dari pandangan mereka. 32 Mereka berkata satu sama lain, "Bukankah hati kita berkobar-kobar di tengah jalan sementara Ia berbicara dengan kita dan menerangkan isi Kitab Suci kepada kita?"
33 *Saat itu juga mereka bangkit berdiri, lalu kembali ke Yerusalem. Di sana mereka mendapati kesebelas pengikut Isa sedang berkumpul bersama yang lainnya. 34 Mereka yang di Yerusalem itu berkata kepada keduanya, "Sungguh, Junjungan kita Yang Ilahi sudah bangkit! Ia sudah menampakkan diri-Nya kepada Simon!" 35 Lalu, keduanya menceritakan juga kepada mereka semua apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Isa ketika Ia memecah-mecahkan roti dengan tangan-Nya.
Allah menjadikan ciptaan sempurna
Wahyu 21
 

Kemudian, aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru karena langit dan bumi yang lama telah lenyap...

Baca selengkapnya...
Langit yang Baru dan Bumi yang Baru
21
1 *Kemudian, aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru karena langit dan bumi yang lama telah lenyap, dan laut pun tidak ada lagi. 2 *Aku juga melihat kota suci, yaitu Yerusalem baru, turun dari surga, dari Allah. Ia disiapkan seperti seorang pengantin perempuan yang didandani bagi suaminya. 3 *Aku mendengar suara yang nyaring berbicara dari arasy itu, katanya, "Lihat, tempat kediaman Allah adalah bersama manusia. Ia akan diam bersama-sama mereka dan mereka akan menjadi umat-Nya. Allah sendiri akan menyertai mereka dan menjadi Tuhan mereka. 4 *Ia akan menghapus semua air mata dari mata mereka. Maut tidak akan ada lagi. Dukacita, ratap tangis, dan penderitaan pun akan berhenti, sebab hal-hal yang lama sudah berlalu."
5 Lalu, Ia yang duduk di atas arasy itu berfirman, "Lihatlah, Aku membuat semuanya menjadi baru." Ia juga berfirman, "Tuliskanlah ini karena perkataan ini dapat dipercaya dan benar." 6 *Lalu, firman-Nya lagi kepadaku, "Semuanya sudah genap. Aku adalah Alif dan Ya, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang dahaga akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air yang memberi hidup. 7 *Orang yang menang akan menjadi ahli waris dari semua ini. Aku akan menjadi Tuhannya dan ia akan menjadi anak-Ku. 8 Tetapi, orang-orang yang penakut, yang tidak beriman, yang keji, para pembunuh, orang-orang cabul, ahli-ahli sihir, penyembah berhala, dan semua pembohong, akan dimasukkan ke dalam lautan api dan belerang yang menyala-nyala. Itulah kematian yang kedua."
Yerusalem yang Baru
9 Kemudian, datanglah salah satu dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan berisi ketujuh malapetaka yang terakhir itu. Ia berkata kepadaku, "Marilah, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, yaitu mempelai Anak Domba." 10 *Lalu, di dalam ruh dibawanya aku ke atas sebuah gunung yang besar dan tinggi. Ia menunjukkan kepadaku Yerusalem, kota suci itu, turun dari surga, dari Allah, 11 penuh dengan kemuliaan Allah. Kota itu berkilauan seperti permata yang luar biasa indahnya, seperti batu yaspis, jernih seperti kristal. 12 *Kota itu dikelilingi tembok yang besar dan tinggi dengan dua belas pintu gerbang. Pada kedua belas pintu itu ada dua belas malaikat. Di atas pintu-pintu itu tertulis nama-nama kedua belas suku bani Israil. 13 Di sebelah timur ada tiga pintu gerbang, di sebelah utara tiga pintu gerbang, di sebelah selatan tiga pintu gerbang, dan di sebelah barat juga tiga pintu gerbang. 14 Tembok kota itu mempunyai dua belas dasar, dan di atas dasar-dasar itu ada dua belas nama, yaitu nama-nama kedua belas rasul Anak Domba itu.
15 *Dia yang berbicara dengan aku mempunyai tongkat pengukur yang terbuat dari emas untuk mengukur kota itu, pintu gerbangnya, dan temboknya. 16 Bentuk kota itu empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dengan tongkat pengukurnya, ia mengukur kota itu. Panjangnya kurang lebih dua belas ribu stadiaa. Panjangnya, lebarnya, dan tingginya sama. 17 Ia mengukur juga temboknya: Seratus empat puluh empat hastab menurut ukuran manusia, yang adalah ukuran malaikat juga. 18 *Temboknya terbuat dari batu yaspis. Kota itu sendiri terbuat dari emas tulen, sejernih kaca. 19 Dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis, yang kedua batu nilam, yang ketiga batu mirah, yang keempat batu zamrud, 20 yang kelima batu unam, yang keenam batu sardis, yang ketujuh batu ratna cempaka, yang kedelapan batu beril, yang kesembilan batu krisolit, yang kesepuluh batu krisopras, yang kesebelas batu lazuardi, dan yang kedua belas batu kecubung. 21 Kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas butir mutiara, masing-masing pintu gerbang terbuat dari satu butir mutiara. Jalan kota itu terbuat dari emas tulen, bening seperti kaca.
22 Aku tidak melihat Bait Allah di dalam kota itu karena Bait Allahnya adalah Allah sendiri, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa, dan Anak Domba itu. 23 *Matahari dan bulan tidak diperlukan dalam kota itu karena kemuliaan Allah meneranginya, dan Anak Domba itu adalah pelitanya. 24 *Bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya, dan raja-raja di bumi membawa kemuliaan mereka ke dalamnya. 25 *Pintu-pintu gerbangnya sekali-kali tidak akan ditutup pada siang hari (karena malam tidak ada lagi di sana), 26 dan kemuliaan serta kehormatan bangsa-bangsa akan dibawa masuk ke dalamnya. 27 *Akan tetapi, ke dalamnya sekali-kali tidak akan masuk sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan pekerjaan yang keji, atau yang membohong, melainkan hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab Anak Domba, yaitu kitab hayat.
Ada pertanyaan ?
Ketik Pesan Anda